Tiongkok Kecil Diterangi Ratusan Lampion

IMG_3769REMBANGBANGKIT.COM

Sekitar 500 lampion berwarna merah menghiasi salah satu desa di Kecamatan Lasem yang dikenal sebagai Le Petit Chinois atau Kota Tiongkok Kecil nya Kabupaten Rembang. Desa Karangturi satu diantara beberapa desa yang memiliki komplek pecinan di Kecamatan Lasem, rumah-rumah dengan disain rumah tiongkok disisi kanan kiri gang dan ratusan lampion sepanjang jalan membuat kita terbawa dalam suasana di negeri Tiongkok.

Yon Suprayoga,Ketua Festival Lasem, Kamis (17/10) malam mengungkapkan bahwa ide lampion muncul karena Kecamatan Lasem ini dikenal dengan Kota Tiongkok Kecil, khususnya desa Karangturi. Semua ?ϑ? di Karangturi mulai dari rumah pecinan, pondok pesantren, dan Masjid Jami’ Lasem.

” Kita memang menonjolkan nuansa pecinan disini sehingga pluralitas akan muncul dan masyarakat bisa melihatnya selama gelaran Festival Lasem sejak Selasa (15/10) malam sampai Minggu (20/10) malam.”.ujarnya

Yon menambahkan sekitar 500 lampion yang menghiasi desa Karangturi merupakan swadaya dan buatan siswa SMK Umar Fatah dan dipasang oleh masyarakat sendiri secara bersama-sama. Hal tersebut karena panitia dalam hal ini tidak menerima sponsor yang bersifat komersial maupun bantuan dari pemerintah, sehingga lampion dibuat sendiri.

Terbuat dari Kawat dan kertas krecek berwarna merah yang cukup sederhana tetap membuat lampion terlihat indah. Tanpa pendanaan yang besar membuat  masyarakat kreatif dalam mewujudkan keinginannya untuk membuat Lasem sebagai tujuan wisata sejarah dan Religi.

Tiongkok kecil semakin semarak dan banyak dikunjungi warga karena setiap harinya, suguhan pentas seni seperti teater, wayang bengkong, pameran lukisan Lasem tempo dulu dan pameran benda arkheologi yang ditemukan di Lasem bisa dinikmati oleh para pengunjung dari dalam maupun luar kota.

Dan hari ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan hadir dalam festival lasem 2013, rencananya Ganjar juga akan singgah ke Masjid Jami’ Lasem dan melepas Karnaval Lasem dari masa ke masa yang diikuti oleh

para pelajar dan masyarakat Lasem dengan berbagai kostum sesuai dengan masanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *