Tidak Ada Kerugian Dalam Kasus PT. RBSJ

REMBANGBANGKIT.COM

  • TANAH DAN TRANSAKSI SPBU TIREMAN MILIK PT. RBSJ

Dalam jumpa pers yang digelar di ruang kerja Bupati H. Moch Salim, Jumat 11 Oktober 2013, menanggapi pemberitaan mengenai PT. RBSJ bupati Rembang H. Moch Salim mengungkapkan fakta-fakta mengejutkan tentang PT. RBSJ yang membelit namanya.

Berdasarkan pemberitaan akhir-akhir ini yang dimuat di beberapa media cetak maupun elektronik disebutkan dari audit BPK dan dari keterangan Polda Jateng kerugian negara ditimbulkan karena kepemilikan tanah SPBU tireman milik PT. RBSJ dianggap bukan tanah milik PT. RBSJ dan proses transaksi pengelolaan keuangan SPBU kurun waktu Juli 2007 – Mei 2009 yang menggunakan rekening giro di Bank Mandiri dan BRI Rembang khusus untuk transaksi penebusan DO BBM dianggap semua pendapatan masuk PT. AHK. Sehingga negara dirugikan 4,1 M.

Berkaitan dengan hal tersebut Bupati Rembang H. Moch Salim memandang sangat perlu untuk menyampaikan kepada masyarakat dan pihak terkait sebagai berikut :

A.terkait dengan kerugian negara atas aset tanah PT. RBSJ sebesar 2,302 M

  1. Berdasarkan fakta yang ada meskipun tanah yang sekarang atas nama siswadi mantan dirut RBSJ yang digunakan oleh PT. RBSJ untuk usaha SPBU di desa tireman berdasarkan SHM 249 dan SHM 744, namun berdasarkan perjanjian jual beli tanah dan ijin usaha SPBU di desa tireman antara PT. RBSJ dan PT. AHK No : 004/RBSJ/SPK/i/2007 disebutkan bahwa siswadi bertindak untuk dan atas nama PT. RBSJ, bukan atas nama pribadi, yang isinya kedua belah Pihak sepakat melakukan jual beli dengan pengambil alihan hak atas ijin usaha SPBU senilai Rp. 2,302 M. Setelah terjadinya pembelian atau pengambil alihan kedua bidang tanah tersebut, hak atas ijin usaha SPBU tidak ada lagi hubungan kerjasama terkait dengan usaha SPBU dengan Pihak PT. AHK.
  2. Berdasarkan akta kuasa nomer 14 tanggal 3 April 2007 yang dibuat oleh notaris H. Moch Al Hilal, tanah tersebut telah disubstitusikan kepada PT. RBSJ. Dengan penjelasan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa siswadi tidak memiliki hak atas dua bidang tanah tersebut dan sepenuhnya menjadi hak milik PT. RBSJ.
  3. Sesuai penjelasan direktur PT. RBSJ Noto Aditya menyatakan bahwa dua bidang tanah tersebut sudah tercatat di aset PT. RBSJ yang sudah diaudit oleh Auditor Independen dan auditor investigasi BPK sejak tahun 2007, sudah masuk neraca laporan keuangan PT. RBSJ sebagai aktiva tetap.
  4. Dua bidang SHM dan kuasa subtitusi asli secara fisik ada di kantor PT. RBSJ sejak 2007 yang sekarang menurut pemberitaan sudah disita oleh penyidik Polda Jateng.

Kesimpulan :

Atas 4 butir penjelasan tersebut, maka disimpulkan bahwa 2 bidang tanah atas nama siswadi tersebut adalah kenyataannya sepenuhnya menjadi milik/dikuasai PT. RBSJ dan tidak benar adanya kerugian negara sebesar 2,302 M.

B.Terkait kerugian negara pengelolaan SPBU 1,8 M

  1. Terkait dengan penggunaan rekening PT. AHK, untuk transaksi dengan pertamina selama kurun waktu Juli 2007-Mei 2009 dijelaskan bahwa hal tersebut dilakukan karena semua ijin dan legalitas SPBU pada saat itu masih menggunakan nama PT. AHK. Sehingga sebelum dibaliknama menjadi PT. RBSJ, pihak pertamina hanya mau bertransaksi dengan PT. AHK. Namun demikian tidak satu sen pun baik pemasukan maupun pengeluaran keuangan tersebut masuk ke PT. AHK. Sesuai bukti-bukti yang ada semua masuk ke rekening PT. RBSJ. Dengan alur :Kas RBSJ Masuk -> Rekening PT. AHK (dibuat RBSJ untuk penebusan BBM) -> Pertamina kirim BBM ke SPBU RBSJ -> BBM dijual oleh RBSJ -> hasil uangnya masuk kas PT. RBSJ.
  2. Pernyataan kepala bidang keuangan PT. RBSJ Al –Islah dibuktikan dengan surat pernyataan bermeterai yang dibuat oleh Al-Islah tanggal 11 Juni 2013 yang intinya semua ijin dan legalitas yang digunakan operasional SPBU Tireman dan urusan perbankan menggunakan PT. AHK mulai Juli 2007 – Mei 2009, segala kegiatan keuangan, pemasukan dan pengeluaran SPBU tersebut masuk ke rekening/kas PT. RBSJ, dan tidak ada satu sen pun yang masuk PT. AHK.
  3. Menurut keterangan Dirut PT. AHK saudara Kasnadi, pihaknya tidak tahu menahu terkait dengan penggunaan nama dan pembukaan rekening di Bank Mandiri dan BRI Rembang atas nama PT. AHK untuk transaksi dengan Pertamina, dan dengan demikian tidak ada satu satu sen pun hasil transaksi masuk ke rekening/kas PT. AHK.
  4. Sesuai perjanjian jual beli tanah dan ijin usaha SPBU antara PT. RBSj dengan PT. AHK Nomer : 004/ RBSJ/SPK/I/2007 disebutkan bahwa semua pendapatan dan biaya yang timbul setelah pengambil alihan hak ijin usaha SPBU akan menjadi tanggungan PT. RBSJ sebagai pembeli atau pengelola SPBU. Segala kesepakatan yang dilakukan oleh PT. AHK dengan pihak lain terkait dengan operasional SPBU setelah terjadinya kesepakatan ini bukan merupakan tanggung jawab PT. RBSJ.

Dengan demikian disimpulkan bahwa semua pendapatan hasil usaha SPBU sejak Juli 2007-Mei 2009 semuanya masuk kas / Rekening PT. RBSJ, sehingga kerugian negara 1,8 M TIDAK BENAR.

Bupati menambahkan kedua hal tersebut sebenarnya masalah teknis pelaksanaan sebuah kebijakan yang ada di lapangan yang diatur dan dikendalikan sepenuhnya oleh direktur PT. RBSJ Siswadi kala itu, sehingga 2 permasalahan tersebut tidak ada hubungannya dengan Bupati atau Bupati tidak terlibat sama sekali seperti yang diberitakan selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *