Kecamatan Sluke Prioritas Pembangunan 2014-2015

REMBANGBANGKIT.COM- Sluke

Kecamatan Sluke akan menjadi prioritas pembangunan di tahun 2014- 2015 mendatang, setelah beberapa tahun terakhir pembangunan diprioritaskan untuk Kecamatan Sale dan Gunem. Hal tersebut disampaikan Bupati Rembang H. Moch Salim, M.Hum saat acara sosialisasi program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kabupaten Rembang yang dikemas dalam dinamika pembangunan di Aula Pertemuan Kecamatan Sluke, Kamis (3/10) sore.

IMG_0213
Sebelah kanan, H. Moch. Salim, Bupati Rembang

Karena Sluke akan menjadi pintu masuk Kabupaten Rembang dari sektor laut dengan adanya pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pelabuhan bertaraf Internasional di Sendangmulyo dari seluruh dunia. Maka banyak hal yang perlu disiapkan, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan yang lainnya.

Terkait bidang pendidikan, selain rencana pembangunan gedung UPT dinas Pendidikan Kecamatan, belum adanya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Sluke juga menjadi perhatian Bupati. Dia berkeinginan SMK Negeri juga berdiri di Kecamatan Sluke.

Bupati mengaku berencana menghibahkan tanahnya untuk pendirian SMK swasta, tetapi jika ingin SMK yang berlabel Negeri maka banyak tahapan yang harus dilalui, minimal memiliki lahan untuk lokasi berdirinya SMK.

“Untuk SMK Negeri, Camat atau kepada desa mungkin bisa mengupayakan lahan pinjam pakai dari tanah bondo desa dengan kompensasi setiap tahunnya. Siapa tahu ada asset desa yang tidak terpakai, bisa dimanfaatkan untuk pendirian SMK Negeri”.imbuhnya

Bupati mengatakan  SMK yang ada di SLuke nantinya bisa dibuka dengan berbagai jurusan seperti kelistrikan, mesin atau mungkin jurusan lain yang bisa mencukupi kebutuhan kebutuhan perusahaan-perusahaan baik yang sudah ada maupun yang akan berdiri di Sluke.

“Jangan sampai yang bekerja kebanyakan dari orang luar daerah. Karena setiap ijin pendirian perusahaan di Rembang, saya selalu menekankan agar tenaga kerjanya  mengoptimalkan warga setempat. Hanya saja jika memang tidak ada dari warga setempat yang memenuhi syarat maka terpaksa memakai tenaga luar daerah.”terang Moch Salim

Di bidang kesehatan, Bupati juga merencanakan di tahun depan untuk rawat inap di puskesmas Sluke akan dioptimalkan. Dia mengungkapkan sudah ada rancangan terkait optimalisasi pelayanan di puskesmas Sluke, puskesmas Sluke diproyeksikan seperti puskesmas Kragan II.

Keberadaan Masjidpun tak luput dari perhatiannya, menurutnya Masjid Sluke perlu direnovasi agar lebih representatif, sehingga setara dengan masjid jami’ yang ada di kecamatan lain seperti masjid jami’ Lasem dan Masjid Kragan. Dia meminta segera dibentuk kepanitiaan terkait renovasi masjid Sluke, sedangkan untuk pendanaan dirinya siap membantu untuk mencari bantuan dana.

“Sedangkan untuk dana, selain dari partisipasi pemerintah kabupaten Rembang, saya akan mintakan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Sluke seperti PLTU, Semen Indonesia, investor di pelabuhan dan beberapa perusahaan pengelolaan ikan yang ada di SLuke”. Ujarnya

Meskipun Sluke menjadi prioritas, pembangunan di kecamatan lain tetap dilaksanakan, Dan Dalam acara tersebut juga banyak usulan dan keluhan dari warga Sluke yang segera ditanggapinya. Karena jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga hadir dalam acara tersebut. Seperti usulan traktor dari kelompok tani, usulan pendirian pasar, dan keluhan warga terkait adanya kabel-kabel listrik yang mengganggu rumah warga.

zp8497586rq